Perbandingan Daya Serap Membran Kitosan dan Membran Kitosan-Silika terhadap Penurunan Kadar Fosfat pada Limbah Detergen

Desti Erviana, Mariyamah Mariyamah

Sari


Air limbah detergen sering langsung dibuang ke saluran air (got), tanpa melalui proses pengolahan terlebih dahulu. Air limbah tersebut mengandung fosfat yang berasal dari bahan pembentuk detergen yaitu Sodium Tripolyphospate (STPP). Hal tersebut dapat menyebabkan pencemaran dilingkungan perairan. Kelebihan fosfat di perairan dapat menyebabkan tidak terkendalinya pertumbuhan alga (eutrofikasi). Salah satu upaya dalam mengatasi pencemaran tersebut adalah dengan melakukan proses penyaringan menggunakan membran. Membran merupakan lapisan yang mempunyai komponen aktif di dalamnya, sehingga dapat memisahkan dua fasa yang berbeda. Membran dapat dibuat menggunakan polimer. Salah satu polimer yang dapat digunakan dalam pembuatan membran adalah kitosan. Kitosan yang digunakan pada penelitian ini berasal dari cangkang kepiting. Sintesis membran pada penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode inversi fasa. Membran kitosan dapat dimodifikasi dengan silika untuk meningkatkan kinerjanya. Pada penelitian ini dilakukan perbandingan daya serap membran kitosan dan membran kitosan-silika terhadap penurunan kadar fosfat pada limbah detergen. Hasil yang didapatkan membran kitosan-silika dan membran kitosan memiliki nilai koefisien rejeksi terhadap fosfat berturut-turut 66% dan 65%. Berdasarkan nilai koefisien rejeksi tersebut dapat diketahui membran kitosan-silika memiliki daya serap yang lebih baik dalam menurunkan kadar fosfat pada limbah detergen, dibandingkan dengan membran kitosan.

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


A. A. Rahman and G. S. Lelono, “Pemanfaatan Minyak Goreng Bekas Menjadi Detergen Alami melalui Kombinasi Reaksi Trans esterifikasi dan Sulfonasi,” J. Teknol. Kim. dan Ind., vol. 2, no. 2, pp. 84–90, 2013.

S. Ramadhanur and A. M. Sari, “Pengaruh Konsentrasi Khitosan dan Waktu Filtrasi Membran Khitosan terhadap Penurunan Kadar Fosfat dalam Limbah Deterjen,” Konversi, vol. 4, no. 1, pp. 40–52, 2015.

D. Argita and S. Mangkoedihardjo, “Fitoremediasi Tanah Inceptisols Tercemar Limbah Laundry dengan Tanaman Kenaf (Hibiscus cannabinus L.),” J. Purifikasi, vol. 16, no. 1, pp. 33–43, 2016.

H. Sisyanreswari, W. Oktiawan, and A. Rezagama, “Penurunan TSS, COD, dan Fosfat pada Limbah Laundry Menggunakan Koagulan Tawas dan Media Zeolit,” J. Tek. Lingkung., vol. 3, no. 4, 2014.

S. W. Astuti and M. S. Sinaga, “Pengolahan Limbah Laundry Menggunakan Metode Biosand Filter untuk Mendegradasi Fosfat,” J. Tek. Kim., vol. 4, no. 2, 2015.

Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia, Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2014 Tentang Baku Mutu Air Limbah, No. 5. Jakarta: Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia, 2014.

N. Kusumawati and S. Tania, “Pembuatan dan Uji Kemampuan Membran Kitosan sebagai Membran Ultrafiltrasi untuk Pemisahan Zat Warna Rhodamin B,” Molekul, vol. 7, no. 1, pp. 43–52, 2012.

M. Siregar, “Pengaruh Berat Molekul Kitosan Nanopartikel untuk Menurunkan Kadar Logam Besi (Fe) dan Zat Warna pada Limbah Industri Tekstil Jeans,” Universitas Sumatera Utara, 2009.

F. W. Mahatmanti, W. Sugiyo, and W. Sunarto, “Sintesis Kitosan dan Pemanfaatannya sebagai Anti Mikrobia Ikan Segar,” J. Sains dan Teknol., vol. 8, no. 2, pp. 101–111, 2010.

R. S. Sulistiyoningrum, J. Suprijanto, and A. Sabdono, “Aktivitas Anti Bakteri Kitosan dari Cangkang Kerang Simping pada Kondisi Lingkungan yang Berbeda : Kajian Pemanfaatan Limbah Kerang Simping (Amusium sp.),” J. Mar. Res., vol. 2, no. 4, pp. 111–117, 2013.

N. Asni, M. A. Saadilah, and D. Saleh, “Optimalisasi Sintesis Kitosan dari Cangkang Kepiting sebagai Adsorben Logam Berat Pb ( II ),” Spektra J. Fis. dan Apl., vol. 15, no. 1, pp. 18–25, 2014.

S. Mashitah, S. Daud, and J. Asmura, “Penyisihan Kadar Fosfat pada Limbah Cair Laundry Menggunakan Biokoagulan Cangkang Kepiting (Brachyura),” Jom FTEKNIK, vol. 4, no. 2, pp. 1–6, 2017.

E. Trisnawati, D. Andesti, and A. Saleh, “Pembuatan Kitosan dari Limbah Cangkang Kepiting sebagai Bahan Pengawet Buah Duku dengan Variasi Lama Pengawetan,” J. Tek. Kim., vol. 19, no. 2, pp. 17–26, 2013.

R. S. J. Anti, Drastinawati, and S. R. Yenti, “Adsorpsi Tembaga (Cu(II)) Menggunakan Limbah Cangkang Kepiting,” Jom FTEKNIK, vol. 5, no. 2, pp. 1–6, 2018.

E. Noralia and D. K. Maharani, “Filtrasi Ion Logam Cr6+ dengan Membran Komposit Kitosan Silika,” J. Chem., vol. 2, no. 1, pp. 24–28, 2013.

S. Muljani, K. A. Kusuma, L. Nofitasari, A. R. Amalia, and N. Hapsari, “Sintesis Membran Kitosan Silika dari Geothermal Sludge,” J. Tek. Kim., vol. 13, no. 1, pp. 22–26, 2018.

N. M. Puspawati and I. N. Simpen, “Optimasi Deasetilasi Khitin dari Kulit Udang dan Cangkang Kepiting Limbah Restoran Seafood Menjadi Khitosan Melalui Variasi Konsentrasi NaOH,” J. Kim., vol. 4, no. 1, pp. 79–90, 2010.

E. Martati, T. Susanto, Yunianta, and Z. Efendi, “Optimasi Proses Demineralisasi Cangkang Rajungan (Portunus pelagicus) Kajian Suhu dan Waktu Demineralisasi,” J. Tek. Pert., vol. 3, no. 2, pp. 128–135, 2002.

F. M. A. Nduru, Drastinawati, and Silvia Reni Yenti, “Isolasi Kitin dari Limbah Cangkang Kepiting (Scylla Sp) dengan Variasi Pelarut pada Proses Bleaching,” Jom FTEKNIK, vol. 5, no. 1, pp. 1–6, 2018.

M. Azhar, J. Efendi, E. Syofyeni, R. M. Lesi, and S. Novalina, “Pengaruh Konsentrasi NaOH dan KOH terhadap Derajat Deasetilasi Kitin dari Limbah Kulit Udang,” EKSAKTA, vol. 1, no. XI, pp. 1–8, 2010.

D. Permana, “Sintesis dan Karakterisasi Membran Kompleks Komposit Kitosan-Asam Fosfotungstat/ Monmorilonit Termodifikasi Silan untuk Aplikasi DMFC,” Institut Teknologi Sepuluh Nopember, 2015.

E. J. Dompeipen, “Isolasi dan Identifikasi Kitin dan Kitosan dari Kulit Udang Windu (Penaeus monodon) dengan Spektroskopi Inframerah,” Maj. BIAM, vol. 13, no. 1, pp. 31–41, 2017.

R. M. Silverstein, F. X. Webster, and D. J. Kiemle, Spectrometric Identification of Organic Compounds, Seventh Ed. New York: State University of New York., 1986.

A. T. Paulino, J. I. Simionato, J. C. Garcia, and J. Nozaki, “Characterization of Chitosan and Chitin Produced from Silkworm Crysalides,” Elsavier Carbohydrat Polym., vol. 64, pp. 98–103, 2006.

Y. Novi, T. A. Zaharah, and L. Destiarti, “Sintesis dan Karakterisasi Membran Komposit Kitosan-Kaolin,” JKK, vol. 5, no. 4, pp. 47–56, 2016.

Susanto and R. Prasdiantika, “Pengaruh Rute Sintesis terhadap Keefektifan Pengikatan Gugus PDETA pada Sintesis Fe3O4@SiO2@PDETA,” J. TEKNOSAINS, vol. 8, no. 1, pp. 39–47, 2018.

D. Setyaningrum, E. B. Susatyo, and M. Alauhdin, “Sintesis Membran Kitosan-Silika Abu Sekam Padi untuk Filtrasi Ion Cd2+ dan Cu2+,” Indones. J. Chem. Sci., vol. 3, no. 1, pp. 75–80, 2014.

M. Lindu, T. Puspitasari, and D. A. Reinfani, “Sintesis dan Uji Kemampuan Membran Mikrofiltrasi Selulosa Asetat dari Nata De Coco untuk Penyisihan Kekeruhan pada Air Artifisial,” J. Sains Mater. Indones., vol. 12, no. 3, pp. 153–158, 2011.

R. Apriani, T. Rohman, and K. Mustikasari, “Sintesis dan Karakterisasi Membran Selulosa Asetat dari Tandan Kosong Kelapa Sawit,” J. Ris. Ind. Has. Hutan, vol. 9, no. 2, pp. 91–98, 2017.

F. Zulfi, K. Dahlan, and P. Sugita, “Karakteristik Fluks Membran dalam Proses Filtrasi Limbah Cair Industri Pelapisan Logam,” J. Biofisika, vol. 10, no. 1, pp. 19–29, 2014.

R. N. Pritamawati, Nurlina, and A. Shofiyani, “Penentuan Permselektivitas Ion Cd(II) pada Membran Komposit Kitosan-Zeolit,” J. Kim. Khatulistiwa, vol. 7, no. 3, pp. 56–65, 2018.

B. A. Junisu, E. Handayani, B. Ismuyanto, A. S. D. S. N. Hidayati, and N. F. Himma, “Pengaruh Penambahan Kitosan terhadap Efektivitas Proses Koagulasi Menggunakan Besi (III) Klorida Heksahidrat,” J. Rekayasa Bahan Alam dan Energi Berkelanjutan, vol. 1, no. 2, pp. 63–69, 2017.

M. F. J. D. P. Tanasale, A. Killay, and M. S. Laratmase, “Kitosan dari Limbah Kulit Kepiting Rajungan (Portunus sanginolentus L.) sebagai Adsorben Zat Warna Biru Metilena,” J. Natur Indones., vol. 14, no. 2, pp. 165–171, 2012.

A. Rajeswari, A. Amalraj, and A. Pius, “Removal of Phosphate Using Chitosan-Polymer Composites,” J. Environ. Chem. Eng., vol. 3, no. 4, pp. 2331–2341, 2015.

J. N. Naat, T. Lapailaka, A. Sabarudin, and R. T. Tjahjanto, “Synthesis and Characterization of Chitosan- Silica Hybrid Adsorbent from The Extraction of Timor-East Nusa Tenggara Island Silica and Its Application to Adsorption of Copper(II) Ion,” RASAYAN J.Chem, vol. 11, no. 4, pp. 1467–1476, 2018.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


ISSN (cetak): 2654-4032