UJI MUTU FISIK DAN FISIOLOGI BENIH FLAMBOYAN (Delonix regia), MANGIUM (Acacia mangium Wild.), SENGON(Falcataria moluccana), KRASI (Acacia crassicarpa) DI BALAI PERBENIHAN TANAMAN HUTAN (BPTH) WILAYAH I

Awalul Fatiqin, Dewi Lestari, Ike Apriani, Miah Irohmi, Riri Novita Sunarti, Suroto Suroto, Windri Windri, Yudi Irawan

Sari


Penanaman tanaman kayu merupakan salah satu cara yang dapat dilakukan untuk memperbaiki area lahan gambut yang pernah mengalami kebakaran. Untuk itu tanaman yang dipilih berupa tanaman yang dapat menyerap CO2  dari atmosfer untuk memperbaiki kualitas udara dan dapat dimanfaatkan bagian tumbuhan itu sendiri. Beberapa tanaman yang memenuhi kebutuhan tesebut yaitu Flamboyan (Delonix regia), Mangium (Acacia mangium), Sengon (Falcataria moluccana), dan Krasi (Acacia crassicarpa). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui mutu fisik dan fisiologi benih tanaman hutan. Metode yang digunakan dalam pengujian mutu fisik dan fisiologi benih yaitu metode pengambilan sampel secara acak dengan menguraikan hasil pengamatan secara Kualitatif dan Kuantitatif.        Berdasarkan Uji Fisik untuk kemurnian Benih Flamboyan di dapat persentase  99,99 %,  Mangium 99,03%,  Sengon 99,92 %, Krasi 99,50%. Untuk hasil Uji Kadar Air di Peroleh rata-rata Benih Flamboyan 12,5%, Magium 5.05%, Sengon 7,32 % Krasi 5,07%. Dan  hasil Uji Berat 1000 Butir di peroleh Jumlah Benih Dalam 1 kg  untuk Benih Flamboyan 1.586 Butir, Magium 86.801 Butir, Sengon 43.501 Butir, Krasi 51.924 butir.  Selanjutnya  untuk Uji Fisiologis Benih pada Daya Kecambah, Rata-rata daya kemcambah yang diperoleh untuk benih Flamboyan sebesar 12%,  Magium 36%, Sengon 71%,  Krasi 37%,  Dari keempat Benih Pengujian Daya kecambah yang paling tinggi yaitu terdapat pada benih Sengon sedangkan yang paling rendah pada benih Flamboyan.

Teks Lengkap:

PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


ISSN (cetak): 2654-4032